Ups Jangan Sampai Salah Merawat Gigi, Atau Makhluk-Makhluk Ini Akan Menginvasi Gigimu

Menjaga kesehatan gigi sama pentingnya dengan menjaga kebersihan rumah. Kalau rumah dibiarkan kotor tak terawat, otomatis akan datang banyak tikus dan lalat, juga binatang menjijikkan lainnya yang akan menghuni rumahmu. Coba bayangkan jika gigimu tidak kamu rawat, akan datang banyak bakteri berbahaya yang tinggal di gusi dan sela-sela gigimu. karena itu jangan sampai Salah merawat gigi karena akibatnya bisa membahayakan. Yuk rawat gigimu, tapi baca dulu informasi tentang merawat kesehatan gigimu agar gigi terlihat putih, bersih, dan tidak menyebarkan bau tak sedap.

Yuk dibaca dulu, informasi ini penting lho agar apa yang pernah dialami oleh orang lain dengan gigi mereka yang hancur dan tak berbentuk, tidak sampai terjadi pada gigimu. Lakukan perawatan gigi secara berkala, lakukan mulai sekarang juga.

Gigi Dihuni oleh Bakteri Streptococcus Yang Merusak

Dalam beberapa penelitan, salah satu bakteri yang menyebabkan gigi brelubang adalah Streptococcus Mutans. Bakteri ini dapat berpindah dari mulut orang yang giginya berlubang melalui sentuhan, seperti peralatan makanan semisal sendok, garpu, dan gelas. Bakteri tersebut banyak terdapat pada mulut orang yang mempunyai gigi berlubang dan dapat menyebabkan gigi berlubang. Oleh sebab itu, jika Anda bisa menghindari dari bakteri ini, berarti salah satu penyebab gigi berlubang bisa Anda hindari.

Anda Menyikat Gigi dengan Cara Yang Salah

Sebenarnya menyikat gigi itu mudah. Akan tetapi tidak semua orang tahu cara bagaimana menyikat yang benar. Beberapa dokter dan pakar menyebutkan bahwa menyikat gigi setidaknya kita lakukan selama satu hingga dua menit. Sikatlah gigi dari atas kebawah jika menggosok gigi yang atas, dan dari bawah ke atas jika ingin menggosok gigi yang bagian bawah. Tapi jika terasa sulit, sikatlah gigi dari atas saja. Akan tetapi, jika kita menyikat gigi dari kiri ke kanan, itu cara yang kurang tepat. Sebab, sikat tidak bisa membersihkan kotoran yang ada di sela-sela gigi. Dan usahakan untuk menyikat gigi di depan cermin sehingga kita bisa melihat apakah gigi kita sudah bersih atau tidak.

Gigi Dihuni Oleh Plak juga Karies Gigi

Adanya plak gigi dan karies gigi merupakan sebab akibat dari faktor pertama dan kedua. Ketika dalam mulut kita banyak sisa makanan, lalu dalam mulut kita terdapat banyak bakteri, maka kita rentan mempunyai gigi berlubang. Adanya karies gigi dalam mulut kita bisa jadi akan memancing karies gigi – karies gigi lainnya di bagian lain gigi kita. Oleh sebab itu, bersihkan karies gigi kita agar tidak ada tempat bersembunyi bagi bakteri dan yang juga tak ada sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi.

Kebiasaan Merokok Penyebab Gigi Berlubang

Merokok bisa jadi merupakan salah satu penyebab gigi berlubang. Akan tetapi, faktor yang utama dalam gigi berlubang bukan hanya pada plak yang diakibatkan karena merokok. Yang menjadi masalah adalah ketika orang merokok, selain menimbulkan plak, hampir semua perokok menyandingkan kopi dalam kegiatan merokoknya itu. Kopi dengan gulanya merupakan minuman yang dapat memicu adanya zat asam dalam mulut. Sehingga, jika perokok tidak terlalu pada kebersihan mulutnya, maka ia akan rentan untuk memiliki gigi yang berlubang.

Terlalu Sering Mengkonsumsi Makanan Yang Mengandung Asam

Perhatikan dan diingat ingat, setelah Anda mengonsumsi minuman berenergi atau minuman bersoda, atau minuman asam lainnya, berkumurlah terlebih dahulu sebelum menyikat gigi. Dengan berkumur, maka zat asam yang tersebar di dalam mulut dan sela-sela gigi kita akan keluar. Zat asa tersebut dapat membuat gigi kita rapuh dan lembek. Oleh sebab itu, sebaiknya berkumur dulu sebelum menyikat gigi. Selain berfungsi untuk menghilangkan zat asam, berkumur juga sekaligus dapat mengurangi bakteri dalam mulut kita.

Penggunaan Sikat Gigi Yang Kurang Pas dengan Rongga Mulut

Penggunaan sikat gigi yang kurang sesuai dengan karakter rongga mulut kita, juga bisa berpotensi untuk memicu terjadinya gigi berlubang. Penggunaan sikat gigi yang kurang pas atau kurang cocok dengan mulut kita dapat mengakibatkan tidak terjangkaunya sisa-sisa makanan yang ada di sela-sela gigi. Kalau kita menggunakan sikat gigi yang mempunyai bulu sikat yang besar, maka akan sulit menjangkau sela-sela gigi dan bahkan bisa membuat gigi kita cepat berlubang karena bulu sikat tersebut dapat mengikis lapisan gigi kita. Jadi, carilah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut. Kemudian pilih sikat gigi yang mempunyai ujung kepala sikat yang mengecil sehingga dapat menjangkau ke gigi geraham.

Sakit gigi sangat menyakitkan, rasa nyeri yang diakibatkannya sangat mengganggu aktivitas kita. Untuk menyingkirkan rasa nyeri karena sakit gigi, pengobatan yang disarankan adalah dengan :

1. Pengobatan dengan media Garam

Kandungan dalam larutan garam mempunyai sifat antiseptik sehingga kita bisa menggunakannya untuk membunuh bakteri-bakteri yang berkembang biak di dalam rongga mulut. Dengan melakukan aktivitas berkumur menggunakan cairan garam ini rasa sakit pada gigi berlubang akan sedikit mereda.

Jika dilakukan secara rutin, maka rasa sakit yang diakibatkan gigi berlubang akan berangsur hilang. Cara ini sangat efektif untuk menyembuhkan gigi berlubang tahap awal. Jika lubang yang terbentuk sudah mengkhawatirkan, disarankan untuk tetap memeriksakannya ke dokter gigi sehingga mendapatkan pengobatan medis.

Pada gigi berlubang yang sudah parah, larutan garam ini membantu mengurangi rasa sakit pada gigi berlubang karena mampu membunuh bakteri-bakteri yang bercokol di sela-sela gigi. Namun sebagai peringatan sebaiknya Anda tidak terlalu sering menggunakan cara ini. Hal ini disebabkan karena larutan garam yang berlebih juga bisa mengakibatkan gigi menjadi rapuh dan akhirnya rusak.

2. Pengobatan Dengan Minyak Cengkeh

Cara untuk menggunakan minyak cengkeh ini sangat sederhana dan mudah. Caranya adalah dengan menuangkan minyak cengkeh ini secukupnya pada kapas, kemudian usapkan atau temple-tempelkan pada bagian gigi yang berlubang. Dengan melakukan ini maka aktivitas bakteri pada gigi berlubang akan terhambat.

Namun sama seperti bahan tradisional lainnya, minyak cengkeh ini pun hanya bisa mengobati gigi berlubang pada tahap awal. Jika lubang pada gigi sudah masuk ke fase yang lebih menkhawatirkan, maka disarankan mengunjungi dokter gigi guna pengobatan secara medis. Ada pun minyak cengkeh ini hanya sebagai pengurang rasa sakit pada gigi berlubang yang sudah parah.

3. Pengobatan dengan Buah Alpukat

Namun selain daging buahnya, ternyata biji alpukat juga mempunyai manfaat yang tidak kalah penting. Biji alpukat ini bisa kita gunakan sebagai bahan alami untuk mengobati gigi yang berlubang. Caranya sangat mudah. Anda tinggal mengambil biji alpukat tersebut dan dicuci bersih. Setelah itu Anda tumbuk biji alpukat tersebut dan tempelkan pada bagian gigi yang berlubang.

Dengan melakukan cara ini maka tumbukan biji alpukat akan mematikan bakteri-bakteri jahat yang bercokol di sela-sela gigi Anda. Selain itu tumbukan biji alpukat ini pun akan memicu jaringan gigi yang sudah rusak untuk membentuk zat pertumbuhan kembali. Dengan begitu gigi yang berlubang bisa kembali sembuh.

4. Pengobatan Menggunakan Jeruk Nipis

jeruk nipisJeruk nipis adalah buah yang sudah sangat dikenal sebagai obat tradisional. Umumnya jeruk nipis digunakan sebagai obat batuk. Namun selain itu jeruk nipis juga bisa digunakan sebagai obat gusi bengkak. Caranya adalah dengan cara memeras jeruk nipis tersebut dan kemudian dilarutkan dalam air panas. Larutan sari jeruk nipis tadi kemudian dijadikan sebagai obat kumur mulut.

Sama seperti pada minyak cengkeh, sari jeruk nipis bersifat antibiotik dan dapat melarutkan kotoran. Kotoran atau pun plak yang menempel pada gigi pun dapat terangkat jika kita berkumur menggunakan larutan tersebut. Jika gigi bersih, maka gusi bengkak pun akan mereda. Selain itu jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut agar gusi bengkak tidak datang kembali.

5.Pengobatan Menggunakan madu

MaduMadu merupakan bahan alami berikut yang dapat kita gunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan gusi bengkak. Madu yang digunakan haruslah madu asli, yang merupakan madu alami yang berasal dari sarang lebah karena belakangan ini banyak beredar madu buatan dari gula sintesis. Madu jenis ini tidak bisa digunakan untuk menyembuhkan gusi bengkak, tetapi justru akan memperparah keadaannya karena mempunyai rasa terlalu manis dan bersifat asam.

Cara menggunakan madu sebagai obat tradisional gingivitis adalah dengan mengoleskannya pada bagian gusi yang meradang. Lakukan pengobatan ini sesering mungkin untuk mendapatkan kesembuhan. Karena rasanya yang enak, Anda tidak akan inga kalau sebenarnya Anda sedang mengonsumsi madu sebagai obat penyembuhan gusi bengkak.

6. Pengobatan dengan Bawang merah

Bawang merahBahan alami berikutnya adalah bawang merah. Selain sebagai bumbu olahan dapur, bawang merah juga berkhasiat untuk membantu menyembuhkan penyakit gusi bengkak. Bawang merah ditumbuk kemudian ditempelkan atau dioleskan pada bagian gusi yang mengalami masalah. Dalam 1 sampai 2 hari kondisi gusi bengkak akan membaik. Namun penggunaan bawang merah ini mungkin tidak terlalu disukai oleh banyak orang karena aromanya yang kurang sedang.

Nah, untuk menghilangkan aromanya yang kurang bersahabat ini kita bisa menggunakan garam sebagai campurannya. Anda bisa menumbuk bawang merah dengan campuran garam sehingga aromanya akan dinetralkan. Baru kemudian anda oleskan pada bagian gusi bengkak yang meradang.

7. Pengobatan dengan Buah Lemon

Lemon yang biasanya digunakan sebagai minuman juga mempunyai khasiat untuk meredakan gusi bengkak. Caranya sama dengan pada jaruk nipis. Anda bisa mengiris lemon tersebut kemudian diperas dan diambil sari airnya. Sari tersebut kemudian ditambahkan pada air hangat dan diaduk hingga merata.

Setelah rata Anda gunakan larutan tersebut untuk berkumur. Seperti pada jeruk nipis dan garam, larutan ini juga mempunyai sifat antiseptik untuk membunuh bakteri pada plak dan karang gigi. Setelah melakukan ini dijamin gusi bengkak Anda akan sembuh dengan segera.

8. Mengkonsumsi Makanan Yang Bagus nutrisinya

Gusi bengkak sebagian besar disebabkan karena Anda kekurangan nutrisi secara seimbang. Kekurangan mineral seperti kalsium, asam folat, dan vitamin C bisa menyebabkan gusi Anda bengkak. Bagi Anda yang kekurangan kalsium mempunyai potensi lebih besar untuk terserang penyakit gusi bengkak ini. Vitamin C dan asam folat juga sangat penting untuk mencegah gigi bengkak dan menjaga gusi tetap sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

wso shell IndoXploit shell c99 shell hacklink hacklink satış wordpress ücretsiz tema Google hacklink